Angka Kematian Kota di Brasil Turun 95 Persen Usai Vaksinasi Sinovac

Home / Berita / Angka Kematian Kota di Brasil Turun 95 Persen Usai Vaksinasi Sinovac

CoronaVac, vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh produsen Tiongkok Sinovac, menunjukkan kemanjuran yang mengesankan dalam mencegah varian SAR-CoV-2 di Brasil. Sebuah kota di sana melaporkan, angka kematian dan rawat inap menurun signifikan.

Di kota Serrana, di wilayah Ribeirao Preto, Brasil, angka kematian turun 95 persen dan angka rawat inap turun 86 persen dari Februari hingga April. Angka ini muncul setelah hampir 60 persen penduduk di kota itu divaksinasi.

Populasi Serrana yang diinokulasi dengan CoronaVac juga menunjukkan penurunan yang signifikan sebesar 80 persen dalam kasus yang bergejala, menurut sebuah pernyataan yang dibagikan kepada Global Times oleh Sinovac. Ini adalah kesimpulan utama dari studi klinis tentang efektivitas vaksin.

Selama delapan minggu, antara Februari dan April tahun ini, sekitar 27 ribu penduduk kota menerima dua dosis CoronaVac dengan jeda 28 hari antara dosis pertama dan kedua. Ini mewakili cakupan sekitar 95 persen dari populasi penduduk dewasa, menurut sensus kesehatan yang dilakukan oleh Butantan.

Secara total, kota kecil Brasil, Serrana, memiliki populasi sekitar 45 ribu. Cakupan vaksinasi mendekati 60 persen.

Kesimpulan penting lainnya dari penelitian ini adalah hasil insiden Covid-19 di Serrana dibandingkan dengan kota-kota terdekat. Serrana memiliki sekitar 10 ribu penduduk yang bekerja di Ribeirão Preto setiap hari. Namun, sementara Ribeirão Preto dan kota-kota lain di kawasan itu menunjukkan tingkat kasus Covid-19 yang tinggi, Serrana mempertahankan angka yang rendah jika dibandingkan dengan kota-kota serupa berkat vaksinasi.

Keberhasilan vaksinasi ini dipastikan dengan menurunnya jumlah penderita. Penggunaan CoronaVac diklaim membuat kasus menirun signifikan terutama pada mereka yang menerima dua suntikan vaksin. “Hal ini menegaskan hasil uji klinis Fase 3 dan sejalan dengan anggapan bahwa vaksin tersebut mampu mengendalikan penularan virus jika digunakan dalam skala besar,” kata Profesor Penyakit Menular di Universitas São Paulo, Esper Kallas, seperti dilansir dari Global Times, Selasa (1/6).

Menurut data yang dirilis oleh Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok, lebih dari 639 juta dosis vaksin Covid-19 telah diberikan di negara itu pada hari Minggu (30/5). CoronaVac adalah vaksin paling umum di Brasil berkat kerja sama Sinovac dengan Butantan Institute. Vaksin ini menyumbang hampir 80 persen dari semua dosis yang digunakan di Brasil, menurut Xinhua News Agency.

Sumber: Jawapos.com