Jokowi Tolak Wacana Presiden Tiga Periode

Home / Berita / Jokowi Tolak Wacana Presiden Tiga Periode

JAKARTA – Wacana untuk membuat seorang Presiden dapat memegang jabatan untuk tiga periode banyak diperbincangkan. Presiden Joko Widodo menolak wacana tersebut, beliau berpegang teguh pada Konstitusi UUD 1945 dan setia terhadap Reformasi 1998.

Dalam Pasal 7 UUD 1945 amandemen pertama berbunyi, Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun. Dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan.

Presiden Jokowi memperkirakan mereka yang mendorong dirinya untuk mencalonkan diri lagi sebagai presiden di Pemilu 2024 memiliki beberapa motif. Mulai dari mereka yang ingin mencari muka, hingga ingin menjerumuskannya.

“Ada yang ngomong presiden dipilih tiga periode itu, ada tiga (motif) menurut saya. Satu, ingin menampar muka saya, yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka, yang ketiga ingin menjerumuskan saya. Itu saja,” ujar Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi juga menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki niat, dan juga tidak memiliki minat sama sekali untuk mencalonkan diri kembali sebagai presiden. Ia juga berpesan untuk tidak membuat gaduh negeri ini. Karena yang terpenting untuk saat ini fokus terhadap penanganan pandemi.

“Saya tidak ada niat, tidak ada juga berminat menjadi presiden tiga periode. Konstitusi mengamanahkan 2 periode, itu yang harus kita jaga bersama. Janganlah membuat gaduh baru, kita sekarang fokus pada penaganan pandemi,” tegasnya.