Pendaftaran Kartu Prakerja Tahap Pertama Resmi Dibuka

Home / Berita / Pendaftaran Kartu Prakerja Tahap Pertama Resmi Dibuka

Jakarta, PKP Berdikari – Dampak pandemi Covid-19 pada sektor ekonomi direspon pemerintah dengan membuka pendaftaran Program Kartu Prakerja melalui situs www.prakerja.go.id. Program ini ditujukan bagi para pekerja, pencari kerja, serta pelaku UMKM dalam bentuk biaya pelatihan dan insentif.

“Kartu Prakerja diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing angkatan kerja, serta dapat meringankan biaya hidup akibat pandemi Covid-19,” Ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Siaran Pers di Jakarta, pada Selasa (14/4/2020).

Persyaratan umum untuk dapat menerima program tersebut adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia diatas 18 tahun dan tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Proses pendaftaran terdiri dari tiga tahapan.

Pertama, calon peserta atau pendaftar membuat akun Prakerja di situs www.prakerja.go.id. Kemudian pendaftar memasukkan biodata, seperti nama, tempat/tanggal lahir, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan sebagainya. Kemudian data akan diverifikasi ke Kementerian/Lembaga (K/L) terkait. Kedua, pendaftar mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama ±15 menit. Ketiga, pendaftar bergabung di gelombang pendaftaran yang sedang dibuka.

Gelombang pertama akan dibuka hingga Kamis 16 April 2020, dan akan diumumkan esok harinya yakni Jumat 17 April 2020. Setidaknya 164 ribu peserta ditargetkan akan terjaring dalam program yang berakhir pada minggu ke-4 November 2020.

“Sampai akhir 2020, direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran. Dan, total anggaran yang disediakan oleh pemerintah untuk tahun ini adalah sebesar Rp20 triliun,” ungkap Airlangga.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi UKM, akan membantu memberikan pendampingan pendaftaran dan membantu menyediakan beberapa komputer untuk masyarakat di tempat yang ditentukan Pemda.

Pelatihan akan dilakukan secara Online mengingat pembatasan sosial masih diterapkan untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Pelatihan secara tatap muka baru akan dilakukan setelah aturan mengenai pembatasan sosial dicabut oleh pemerintah pusat.

Pemerintah akan menggandeng sejumlah penyedia platform digital sebagai mitra resmi program ini. Mulai dari Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahirm dan Sisnaker.

Para penerima bantuan Kartu Prakerja, akan mendapatkan Paket manfaat yang disiapkan senilai Rp 3.550.000. Nilai itu terdiri dari Bantuan biaya pelatihan sebesar 1 juta rupiah yang dapat digunakan untuk membeli aneka pelatihan di Platfom digital mitra.

Selain itu, peserta juga mendapat insentif pasca pelatihan dengan total Rp 2.400.000 yang dibayarkan selama 4 bulan, dimana setiap bulannya sebesar Rp 600.000. Peserta juga mendapat Insentif pasca pengisian survei evaluasi sebesar Rp150.000, dengan rincian Rp50.000 per survei untuk 3 kali survei.

Peserta dapat mengambil pelatihan selanjutnya apabila sudah menuntaskan pelatihan yang pertama. Bantuan akan hangus apabila dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima, peserta belum menggunakan Kartu Prakerja untuk pelatihan pertama. Sisa bantuan biaya pelatihan setelah pelatihan pertama dapat digunakan untuk membeli modul pelatihan selanjutnya hingga 31 Desember 2020.