PKP Berdikari Gandeng Masyarakat Melawan Covid-19

Home / Berita / PKP Berdikari Gandeng Masyarakat Melawan Covid-19

Jakarta, PKP Berdikari – Pusat Kajian dan Pengembangan Berdikari (PKP Berdikari) menyelenggarakan gerakan Giat Cuci Tangan dan Pembagian Masker Gratis Bagi masyarakat. Kegiatan tersebut berpusat di Kelurahan Kembangan, Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta.

Kegiatan yang dilakukan sepanjang April 2020 ini, sejalan dengan apa yang diserukan Presiden Joko Widodo tentang semangat gotong royong yang perlu ditingkatkan dalam menghadapi pandemi.

Ketua Pelaksana Kegiatan Sudiharto menyatakan, jumlah masker sumbangan PKP Berdikari yang telah dibagikan mencapai 500 buah. Selain itu, ada 300 masker bantuan donatur lain yang juga dibagikan ke warga.

Gerakan Giat Cuci tangan diakukan dalam bentuk pembuatan tempat cuci tangan warga dengan menggunakan bahan daur ulang. Tempat cuci tangan yang telah dibuat, lanjut Sudiharto, mencapai 200 unit. “Jumlah Tempat cuci tangan di pusat kegiatan 200 pcs belum termasuk jumlah yang tersebar di wilayah lainnya,” imbuh Sudiharto atau yang akrab disapa Sugih.

Pandemi yang saat ini melanda sebagian besar wilayah di Indonesia telah menumbuhkan semangat persaudaraan antar warga. Apa yang terjadi di Kelurahan Kembangan menjadi salah satu potret gotong royong yang nyata.

Prakarsa dari beberapa tokoh muda dan pejabat setingkat RT, dapat menggerakan keterlibatan warga lainnya dalam melawan penyebaan virus Covid-19. Meski begitu, masyarakat tetap berharap peran yang lebih besar dari pemerintah.

Peran pemerintah yang dimaksud berupa pendampingan dan arahan, agar masyarakat lebih memahami pentingnya kesehatan diri dan lingkungan yang menjadi kunci pertahanan menghadapi Covid-19.

Selain itu, perhatian pemerintah terhadap para pekerja harian dan buruh juga makin dibutuhkan. Pasalnya, kelompok pekerja tersebut sangat rentan, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi, karena mereka hanya mengandalkan penghasilan harian.

“Harapan Saya mewakili tokoh muda dan Ketua RT dan Warga di lokasi kegiatan dan wilayah sekitar, pemerintah atau yang berwenang lebih masih memberikan informasi, ajakan dan teguran bagi warga sesuai himbauan pemerintah pusat. Tetap Kami membutuhkan bantuan untuk kebutuhan hidup dan kebutuhan menjaga kesehatan lingkungan,” tutup Sugih.