Prabowo Hadiri Hari Nasional ke-69 Republik Rakyat China

Home / Berita / Prabowo Hadiri Hari Nasional ke-69 Republik Rakyat China

Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subiyanto semalam kembali mempermalukan pendukung fanatiknya dengan mencetak sejarah baru menjadi Capres Indonesia pertama yang menghadiri peringatan berdirinya Republik Rakyat Tiongkok atau biasa disebut Hari Nasional China di hotel Shangri-La, 27 September 2018.

Hadirnya Prabowo di acara spesial partai komunis terbesar di dunia itu seakan melecehkan kelakuan pendukung fanatik-nya yang rutin mengumbar kebencian terhadap pemerintah dengan mengusung isu membanjirnya TKA China dan asing aseng.

Kini pendukung Prabowo dilanda kegamangan melihat kemesraan junjungannya tersebut dengan sejumlah Pengusaha Tionghoa dan petinggi PKC dalam acara tersebut.

Ditemui usai acara peringatan ke-69 berdirinya Republik Rakyat China tersebut, Prabowo terang-terangan mengakui pentingnya China bagi Indonesia.

Karena itu dia berharap hubungan RI dengan Tiongkok harus tetap dijaga dengan baik, karena menurutnya, 1.000 kawan terlalu sedikit, dan 1 lawan terlalu banyak.

“Ya ini hari nasional Republik Rakyat Tiongkok, saya dapat undangan sehingga saya hadir.

Kita memandang China Sangat penting bagi Indonesia.

Jadi kita harus pelihara hubungan baik, kita harus tingkatkan hubungan dalam tingkat yang lebih baik saling membantu,” kata Prabowo usai menghadiri acara spesial itu.

Prabowo hadir di acara peringatan Hari Nasional China sebagai tamu undangan didampingi sejumlah petinggi Dewan Pembina Partai Gerindra Fuad Bawazier dan Maher Algadri.

Selain Prabowo, hadir pula Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Di sela-sela acara, Prabowo dan AHY sempat diminta naik ke atas panggung untuk melakukan acara potong kue bersama para pengusaha dan pembesar PKC lainnya.

Sebelumnya, Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian menyambangi kediaman Prabowo di Hambalang, Rabu, 26 September 2018 kemarin, untuk menyampaikan undangan menghadiri perayaan Hari Nasional China tersebut.

Dengan hadirnya capres 02 tersebut di acara peringatan berdirinya negara asal Partai Komunis China ini, maka pendukung fanatik Prabowo dipastikan tidak lagi berani mengumbar suara miring terhadap isu TKA China, maupun mengangkat isu bangkitnya komunis.

Karena justru akan berimbas pada junjungan mereka tersebut dicap Sebagay antek-antek Komunis.

WZJ

sumber