[SIARAN PERS] Klarifikasi atas “Ajakan Bergabung kepada Ratna Sarumpaet”

Home / Berita / [SIARAN PERS] Klarifikasi atas “Ajakan Bergabung kepada Ratna Sarumpaet”

SIARAN PERS

Nomor: 02/BPN-ALMISBAT/X/2018

Klarifikasi atas “Ajakan Bergabung kepada Ratna Sarumpaet”

 

Terkait pernyataan yang disampaikan olehsaudara Sahat Simatupang yang mengatasnamakan dirinya sebagai “Ketua” Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (ALMISBAT) Provinsi Sumatera Utara, yang “mengajak Ratna Sarumpaet untuk bergabung di ALMISBAT”, seperti yang kemudian dikutip dan menjadi pemberitaan di beberapa media, Kamis (4/10/2018).

Kami, BADAN PENGURUS NASIONAL ALMISBAT, dengan ini menyampaikan klarifikasi sebagai berikut:

  1. Narasumber pernyataan tersebut tidak memiliki kapasitas organisatoris untukmenyampaikan kepada publik mengenai garis dan arah kebijakan politik ALMISBAT, khususnya yang menyangkut isu-isu atau peristiwa-peristiwa berskala nasional. Yang bersangkutan juga BUKAN sebagai “Ketua ALMISBAT Provinsi Sumatera Utara”, karena sejauh ini tidak ada kepengurusan di tingkatan itu. Sesuai Anggaran Dasar hasil Temu Raya Nasional atau Kongres ALMISBAT terakhir pada 28-30 Agustus 2018, pengurus ALMISBAT di tingkat daerah berbasis di tingkat kabupaten/kota. Oleh karena itu, pernyataan yang disampaikan oleh narasumber tersebut adalah tidak benar, menyesatkan, tidak mewakili, dan karenanyabukan kebijakan politik resmi ALMISBATdalam tingkatan apapun.Saat ini kami sedang menimbang untuk menjatuhkan tindakan disiplin organisasi kepada yang bersangkutan sesuai ketentuan organisasi.
  2. Sebagai organ relawan pemenangan pasangan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2019, ALMISBAT tetap menghormati hak politik setiap warga negara untuk menentukan pilihannya dalam proses politik, termasuk pilihan Ratna Sarumpaet selaku pribadi yang secara terbuka, intensif, dan ekspresif menyatakan mendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Uno. Ratna Sarumpaet bahkan tercatat sebagai anggota tim kampanye resmi pasangan tersebut.
  3. ALMISBAT mempromosikan agar proses pemilihan presiden (Pilpres) 2019 berlangsung jujur, adil, dan bebas, serta menjadi sarana yang semestinya mempersatukan kita sebagai bangsa Indonesia. Oleh karena itu, mestinya penting bagi kita untuk memastikan proses demokrasi tersebut betul-betul bebasdari politisasi isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) serta penyebaran berita bohong (hoaks) dalam bentuk apapun di ranah publik seperti yang masif terjadi selama ini.
  4. ALMISBAT menilai tindakan menghalalkan segala cara, termasuk dengan cara mengafirmasi dan mengamplifikasi kebohongan secara resmi dan terbuka kepada publik seperti yang dilakukan oleh Ratna Sarumpaet, Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Fadli Zon, Rachel Maryam Sayidina, dan sejumlah anggota tim kampanye/tim sukses Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, adalah tindakan lancung, tidak patut, dan sekaligus berbahaya bagi bangsa dan negara kita.Pola tindakan itu bahkan terstruktur, sistematis, masif, dan semata-mata didorong motivasiuntuk mengejar kekuasaan.Nafsu berkuasa itulah yang membuat kelancungan itu seperti sengaja dilakukan dengan desain dan skenario tertentu. Lebih tragis lagi, tindakan itu jauh dari simpati dan empati terhadap nasib saudara-saudara kita di Lombok, Palu, Donggala, dan di beberapa tempat lain yang sedang terkena musibah akibat bencana alam.
  5. AMISBAT menghargai permintaan maaf Ratna Sarumpaet dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam kebohongan besar itu. Meski demikian, perilaku lancung seperti itu tentu tidak lepas dari tanggung jawab dan konsekwensi sesuai hukum yang berlaku.

 

Demikian klarifikasi ALMISBAT ini disampaikan. Terima kasih.

Jakarta, 5 Oktober 2018

 

BADAN PENGURUS NASIONAL ALMISBAT

Hendrik Dikson Sirait

Ketua Umum