Spontan Jari 1

Home / Berita / Spontan Jari 1

Tulisan Luhut Pandjaitan di Facebooknya tgl. 2 November 2018 yang berakhir pada keputusan Bawaslu yang tidak menemukan adanya pelanggaran kampanye.

Sore tadi (2/11) saya datang ke kantor Bawaslu RI karena saya menghormati proses hukum yang ada di Indonesia. Saya dan Bu Sri Mulyani diundang untuk memberikan klarifikasi atas adanya laporan dugaan pelanggaran peraturan kampanye saat jumpa pers penutupan Annual Meeting IMF-WB tanggal 14 Oktober lalu di Bali.

Saya menjelaskan Kepada Bawaslu bahwa acara tersebut tidak ada dalam urusan kampanye. Yang terjadi dalam momen penutupan itu adalah luapan kegembiraan saat Madam Lagarde (Pimpinan IMF) dan Jim Yong Kim (Presiden World Bank) dan beberapa pihak lain menyatakan bahwa tidak terbayangkan Indonesia mampu menyelenggarakan rapat tahunan IMF-WB di Bali ini pada tataran kelas dunia.

Kesuksesan kami tim panitia dalam menjalankan peran sebagai tuan rumah tersebut, mengangkat Indonesia pada standar yang lebih tinggi daripada apa yang kami bayangkan sebelumnya.

Maka spontanlah terjadi, kita bilang Indonesia nomor satu, great Indonesia. Spontan juga gestur tubuh kami mengekspresikan kebanggaan itu. Saking tenggelamnya kami dalam kegembiraan, tentu tidak sempat lagi kami memikirkan untuk berkampanye. Apalagi dihadapan kedua pimpinan lembaga internasional yang tidak terlibat dalam tahun politik.

Siapapun yang berada dalam situasi tersebut akan merasakan kebangaan luar biasa. Lagipula, siapa yang tidak bangga negaranya dipuji oleh dunia internasional?

(RED)