Upaya Menekan Kluster Pilkada Lewat Maklumat Kapolri

Home / Berita / Upaya Menekan Kluster Pilkada Lewat Maklumat Kapolri

Jakarta, PKPBerdikari – Jenderal (Pol) Idham Azis menerbitkan Maklumat Kapolri tertanggal 21 September, tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam Pilkada 2020. Maklumat Kapolri bernomor Mak/3/IX/2020 bertujuan melindungi dan memberi jaminan keselamatan bagi seluruh pihak yang telibat dalam Pilkada.

“Pemilihan kepala daerah merupakan pelaksanaan kedaulatan rakyat secara konstitusional yang dilindungi oleh undang-undang, maka diperlukan penegasan pengaturan agar tidak menjadi kluster baru penyebaran Covid-19,” tulis Jenderal Idham Azis.

Senada dengan instruksi Presiden Joko Widodo, Kepolisian Republik Indonesia mengutamakan protokol kesehatan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Penyelenggara pemilihan, peserta pemilihan, pemilih, dan seluruh pihak yang terkait pada seluruh tahapan pemilihan wajib menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan,” lanjut mantan Kabareskrim itu.

Aturan mengenai batasan pengerahan massa pada setiap tahapan tetap merujuk pada ketentuan dari KPU. Selanjutnya, Kapolri menghimbau seluruh masyarakat segera membubarkan diri usai setiap kegiatan tanpa arak-arakan, konvoi, dan sejenisnya.

Apabila ditemukan perbuatan yang tidak sesuai dengan maklumat ini, setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kadiv Humas Polri irjen Argo Yuwono menambahkan, pihaknya akan menindak pelanggar menggunakan Undang-undang tentang Karantina Kesehatan, UU tentang Kesehatan, dan KUHP.

Maklumat Kapolri ini, kata Kadiv Humas Polri, akan segera disampaikan kepada jajaran kepolisian di seluruh Indonesia dan dipasang di tempat-tempat umum, termasuk diantaranya kantor penyelenggara Pilkada 2020.