Vaksinasi Jadi Syarat Utama Perjalanan Laut

Home / Berita / Vaksinasi Jadi Syarat Utama Perjalanan Laut

JAKARTA — Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan aturan terkait pejalanan laut. Syarat utama perjalanan laut kini hanya dengan menunjukkan sertifikat vaksin. Persyaratan baru ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) No. 24 Tahun 2022 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Covid-19.

Dengan dikeluarkannya surat edaran baru terkait perjalanan laut hasil tes negatif tidak lagi menjadi satu-satunya syarat perjalanan laut. Bagi pelaku perjalanan laut yang sudah mendapatkan vaksin kedua dan booster dapat melakukan perjalanan dengan menunjukkan sertifikat vaksin. Sedangkan pelaku perjalanan yang baru satu kali mendapatkan vaksin masih harus menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR atau antigen.

Bagi pelaku perjalanan yang memiliki kondisi khusus atau penyakit komorbid yang mengakibatkan tidak bisa mendapatkan vaksin tetap perlu menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR atau antigen. Selain itu pelaku perjalanan khusus juga perlu menunjukkan syarat tambahan berupa surat keterangan dokter yang menyatakan kondisi tersebut.

Hasil tes negatif RT-PCR berlaku selama 3 x 24 jam dan antigen berlaku selama 1 x 24 jam setelah sampel tes diambil. Bagi anak dibawah 6 tahun diperbolehkan melakukan perjalanan dengan catatan harus bersama pendamping dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Kemenhub juga mengatur pelaksanaan protokol kesehatan untuk seluruh aspek pelayaran. Persyaratan vaksin juga berlaku bagi para nahkoda dan awak kapal yang bertugas. Jika ditemukan ada yang terindikasi terpapar Covid-19 yang bersangkutan diharuskan menjalani karantina di ruangan khusus yang telah dipersiapkan, dan akan dirujuk ke rumah sakit.

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi diwajibkan tidak hanya bagi penumpang, tapi juga bagi nahkoda dan seluruh awak kapal yang bertugas. Untuk kapasitas maksimal yang diperbolehkan pada setiap pelayaran ditentukan berdasarkan pada level PPKM yang berlaku di wilayah pelayaran, 70% untuk wilayah PPKM level 3 – 4 dan 100% untuk wilayah PPKM level 1 – 2.

Fasilitas vaksinasi dan juga vaksinator nantinya juga akan dipersiapkan di pelabuhan demi memudahkan para pelaku perjalanan yang ingin mendapatkan vaksin.