Catatan Harian Dokter Senior: JANGAN REUNI DULU

Home / Opini / Catatan Harian Dokter Senior: JANGAN REUNI DULU

Oleh: Dr. M. Thahir, Sp PD K-KV

 

Kalau belum terjadi Herd Immunity di masyarakat, saya sarankan jangan reuni atau kumpul-kumpul dulu.

Penyebaran Covid unpredictable, tidak bisa diukur, tidak bisa diperkirakan, tidak bisa di-estimasi.

Contohnya saya, sehari-hari sudah pakai alat pelindung diri yang cukup, tapi ternyata bisa kena Covid sampai 2 kali, dan yang terakhir sampai masuk ICU 21 hari.

Sekarang, bagaimana perawatan waktu sakit, sangat rumit, sulit dan menderita, serta sangat mahal.

Contoh lagi, waktu saya di rawat, saya adalah dokter senior di Rumah Sakit, yang merawat pun sebagian besar adalah murid-murid saya, yang terdiri dari 7 orang konsultan yang expert di bidangnya masing-masing. Saya dapat prioritas dari Rumah Sakit.

Dengan fasiltas seperti itu saja, saya masih merasakan sakit dan sangat menderita, selama 21 hari di ICU.

Saya ditawari, kalau mau dijaga disamping tempat tidur saya di ICU, secara bergantian oleh murid saya, tapi saya tidak mau. Saya adalah dokter, mereka memberitahu obat apa yang akan dimasukkan dan mereka minta ijin untuk memasukan obat tersebut.

Coba kurang apa cara dan fasilitas pengobatan yg diberikan?
Tapi saya tetap merasakan sangat menderita dengan penyakit Covid.

Saya coba secara kasar, kalkulasi obat yang telah dimasukan ke tubuh saya. Masya Allah, harganya ratusan juta. Belum lagi biaya perawatan yang 21 hari di ICU. Namun Rumah Sakit banyak membantu saya.

Coba dihitung-hitung, sakit dengan segala fasilitas dan prioritas seperti tersebut di atas, serta bantuan pengobatan yang demikian luar biasa, namanya sakit tetaplah menderita.

Bagaimanapun sehat adalah anugerah dr Allah yang luar biasa bagi kita.

Saya berharap janganlah panjenengan mengalami sakit seperti saya. Terlalu rumit dan terlalu menderita untuk dijalani.

Mohon jangan reuni dulu, tetap patuhi protokol kesehatan.
Semoga Allah tetap memberikan kesehatan kepada kita semua.

Aamiin ya rabbal alamiin..