Pos Lintas Batas Negara (PLBN); Simbol kedaulatan Negara

Home / Opini / Pos Lintas Batas Negara (PLBN); Simbol kedaulatan Negara

Tulisan Luhut Pandjaitan di akun Facebook @luhutbinsar.pandjaitan tgl. 23 November 2018

37 tahun berlalu begitu cepat. Tahun 1981 saya masih seorang tentara berpangkat mayor yang ditugaskan berangkat ke Merauke. Saat itu Pak Jenderal M. Yusuf menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Keamanan/ Panglima ABRI.

Minggu lalu saya kembali menginjakkan kaki di ujung timur Indonesia, mendampingi Presiden Jokowi mengunjungi Merauke sampai ke daerah perbatasan di Sota.

Ada yang tampak berbeda di mata saya. Jalanan darat sepanjang sekitar 80 km yang kami lalui, sangatlah indah. Membuat saya teringat indahnya jalanan di Fort Bragg Amerika Serikat saat saya menempuh pendidikan pasukan khusus di US Army John F. Kennedy Special Warfare Center and School mulai tahun 1978.

Bagi saya, makna keindahan itu sebenarnya bukan saja melekat pada infrastruktur fisik jalan Trans Papua. Tapi keindahan itu ada ketika negara benar-benar hadir untuk membangun daerah pinggiran terluar.

Tidak hanya jalan, tapi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota akan dibangun tahun depan, termasuk juga pasar rakyat untuk menumbuhkan ekonomi masyarakat perbatasan. PLBN Sota nantinya akan melengkapi 7 PLBN yang sudah dibangun sebelumnya selama pemerintahan Jokowi yaitu di Entikong, Aruk, Badau, Wini, Motaain, Motamasin, dan Skouw.

Inilah salah satu wujud komitmen pemerintah menciptakan keadilan dalam membangun negeri ini. Tidak hanya Jawa atau Sumatra yang dibangun, tapi seluruh Indonesia-lah yang dibangun.

Selamat berakhir pekan, dan jangan berhenti menciptakan keindahan dalam hidup kita yang kadang berlalu begitu cepat ini. (Red)