Bank Dunia dan Rencana Pembangunan Kawasan Pariwisata Danau Toba

Home / Artikel / Bank Dunia dan Rencana Pembangunan Kawasan Pariwisata Danau Toba

Jakarta — Pariwisata merupakan salah satu dari lima sektor prioritas pemerintahan Joko Widodo. Masuknya pariwisata sebagai sektor prioritas, sejalan dengan sebuah data yang menunjukan bahwa pariwisata termasuk empat besar penyumbang devisa negara terbesar. Untuk itu, pemerintah berencana mengembangkan industri pariwisata baru, khususnya kawasan Danau Toba. Dalam hal ini, Bank Dunia menunjukan minatnya untuk mendanai tiga dari sepuluh proyek wisata melalui “Indonesia Tourism Development Program” yang meliputi Borobudur, Lombok, dan Danau Toba.

Laporan tentang Bank Dunia dan Rencana Pembangunan Danau Toba yang disusun Oleh Arimbi Heroepoetri mencatat, ada beberapa hal yang perlu dicermati. Misalnya, harus ada mekanisme yang jelas untuk memastikan adanya partisipasi masyarakat tanpa paksaan dan tekanan agar kepentingan dan pendapatnya tidak terabaikan. Selain itu, Pemerintah seharusnya telah melakukan konsultasi publik sebagai keniscayaan dalam sebuah proses pembangunan yang melibatkan warganya, sehingga potensi dukungan dari warganya bisa lebih tinggi.

Laporan secara lengkap dapat dilihat dalam flipbook dibawah ini, atau Download Disini :

 

Baca:  CERDAS LIBAS HOAKS #6

 

WhatsApp chat