Deklarasi Anak Muda Bergerak, Dorong Generasi Muda Majukan Bangsa Melalui Budaya

Home / Anak Muda Bergerak / Deklarasi Anak Muda Bergerak, Dorong Generasi Muda Majukan Bangsa Melalui Budaya

Dalam gelaran Ramah-Tamah sekaligus pembacaan Dekrit Deklarasi, Anak Muda Bergerak lahir sebagai sebuah kaukus yang kembali menghimpun simpul-simpul organisasi anak muda untuk menentukan arah kemajuan bangsa. Hadir dalam pembukaan Ramah Tamah Anak Muda Bergerak, Dr. Hilmar Farid sebagai Budayawan. Dalam pernyataannya, Hilmar Farid menegaskan bahwa ruang kebudayaan bukan saja dalam bentuk seni pertunjukan atau ekspresi kreativitas. Tetapi jauh lebih dari itu, kebudayaan kita sekaligus mencakup kekayaan alam hayati. “Kita tidak berbicara dalam ruang hampa terkait kebudayaan. Contoh saja, ada berapa banyak pengetahuan masyarakat adat terkait pengobatan yang berasal dari tumbuhan atau kekayaan alam lainya,” papar Hilmar Farid dalam prolognya di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

“Kita yakin dan percaya, bahwa kerja kebudayaan adalah jalan utama memajukan bangsa. Maka dari itu kaum muda tidak boleh meninggalkan ruang kebudayaan. Kebudayaan juga harus dimaknai sebagai penghetauan atas warisan peradaban,” jelas Abi Rekso.

Abi Rekso sebagai salah satu inisiator menjelaskan, latar belakang lahirnya Anak Muda Bergerak didasari tergerusnya kesadaran anak muda untuk berorganisasi. Karena organisasi adalah penggerak dari sebuah peradaban. Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa Anak Muda Bergerak menjadi wadah yang bisa saling menghubungkan antar komunitas anak muda dengan latar program dan aktivitas yang berbeda. “Di dalam Anak Muda Bergerak, kita terbuka dengan teman-teman lintas profesi dan latar belakang. Kita percaya semua kebaikan akan bertemu dengan kebaikan lainya,” pungkas Abi Rekso. Editor : YE

WhatsApp chat