AGROFORESTRI SAWIT

Home / Infografis / AGROFORESTRI SAWIT

Secara ekologi, kebun sawit yang dikombinasikan dengan tanaman hutan juga akan menjadi rimba kembali. Jika 90% sebuah kawasan didominasi pohon hutan dan hanya 10% sawit, kawasan itu adalah masih kawasan hutan, deforestasi yang mengiringi perkebunan kelapa sawit terselesaikan dengan agroforestri dan multiusaha.

Solusi penyelesaian konflik sawit di kawasan hutan bagi pemilik perorangan yang tak bermukim di kawasan tersebut. Dalam Pasal 110B UU Pencegahan dan Pemberantasan Kerusahan Hutan sanksinya adalah penghentian operasi perkebunan. Penyelesaiannya memberikan kesempatan mengurus izin 6-12 bulan atau berupa akuisisi oleh usaha perkebunan yang sudah memiliki izin izin berusaha.

Agar kawasan hutan tak berkurang karena menjadi kebun kelapa sawit, perkebunan mengombinasikannya dengan komoditas tanaman hutan. Sehingga, agroforestri menjadi satu alternatif menyelesaikan konflik perkebunan kelapa sawit di kawasan hutan Indonesia.

  Harya Putra

 Previous Next