Misi 1 Terwujudnya Indonesia Maju : Peningkatan Kualitas Hidup Manusia

Home / Infografis / Misi 1 Terwujudnya Indonesia Maju : Peningkatan Kualitas Hidup Manusia

Dalam waktu empat tahun ini, kita telah memulai perjalanan di jalan perubahan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berdasarkan nilai-nilai akhlakul karimah dan semangat gotong royong. Alhamdulillah, selama empat tahun tersebut Nawacita sebagai wujud jalan perubahan telah mulai memperkokoh wibawa negara, membangun sendi-sendi perekonomian, serta menjawab tantangan intoleransi dan krisis kepribadian Indonesia. Selain itu, dalam perjalanan bangsa Indonesia di jalan perubahan, berbagai lompatan kemajuan telah kita capai secara ber-gotong royong.

Orientasi pembangunan yang tadinya Jawa-sentris sudah kita transformasi menjadi orientasi pembangunan yang Indonesia-sentris, yang menghadirkan rasa keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Daerah-daerah terdepan Indonesia yang dulunya terlupakan sudah kita transformasi menjadi beranda Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang membanggakan dan menunjukkan kedaulatan bangsa kita. Desa-desa yang merupakan bagian dari lokus utama masyarakat Indonesia sudah kita transformasi menjadi kantong-kantong kekuatan Indonesia yang berdikari, dengan keberpihakan dalam wujud pengalokasian dana desa yang signifikan jumlahnya. Wilayah Indonesia yang luas dengan belasan ribu pulau sudah mulai kita sambungkan dan perkuat kesatuannya melalui penguatan konektivitas, baik melalui jalur darat, jembatan udara, dan tol laut. Hari demi hari, kebudayaan Nusantara yang berbhinneka tunggal ika, terus mendapat tempat yang terhormat dalam transformasi Indonesia menjadi sebuah negara maju, bermartabat, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Baca juga:  Anggaran Bocor?

Kita juga sudah meletakkan keberpihakan yang besar kepada 40% masyarakat di lapisan terbawah, melalui pembangunan lapangan kerja, transformasi bantuan sosial yang makin diperluas, makin tepat sasaran, dan memiliki dampak nyata kepada peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia. Ini terbukti dengan pertama kalinya dalam sejarah NKRI, persentase kemiskinan kita sudah mencapai angka satu digit, yaitu 9,82 persen pada Maret 2018. Tingkat kesenjangan kita berada pada titik terendah dalam enam tahun terakhir, dengan ukuran nyata Rasio Gini pada Maret tahun 2018 kita di tingkat 0,389. Artinya, perjalanan kita untuk memenuhi janji kemerdekaan sudah berada di jalur yang benar.

  Harya Putra

 Previous Next