Menjawab Tantangan Untuk Pemerintahan yang Bersih dan Modern

Home / Berita / Menjawab Tantangan Untuk Pemerintahan yang Bersih dan Modern

Jakarta, PKPBerdikari – Era Industri 4.0 menuntut berbagai lembaga untuk mengejar ketertinggalan dan menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Tata kelola pemerintahan pun ikut berubah demi menyesuaikan perkembangan khususnya di bidang teknologi dan informasi.

Setidaknya ada beberapa hal yang mempengaruhi perubahan dalam birokrasi pemerintahan menurut Prof. Jimly Asshiddiqie, Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2003-2008. Perubahan tersebut meliputi; Rules, Institution, tradition, dan Personality.

Hal tersebut disampaikan pada Diskusi Media yang diselenggarakan oleh Kantor Staf Presiden, Rabu (25/3).

Diskusi bertajuk “Teguh Membangun Pemerintahan yang Bersih dan Modern” ini juga dihadiri oleh beberapa tokoh dan pejabat pemerintahan. Beberapa diantaranya adalah Adnan Topan Husodo Direktur ICW, Sekretaris Kementerian PAN/RB Dwi Wahyu Atmaji, serta dipandu oleh Deputi II Kantor Staf Presiden Yanuar Nugroho.

Dalam paparannya, Sekretaris Kementerian PAN/RB menyampaikan bahwa ada beberapa karakter yang dibutuhkan ASN dalam menghadapi perkembangan jaman. Integritas dan pemahaman tentang IT menjadi yang utama. Menurutnya, Integritas adalah kunci untuk menjaga ASN terbebas dari berbagai kasus penyalahgunaan wewenang.

Baca:  Ternyata Kompol Novel Baswedan Politikus Binaan Gerindra

Hal senada disampaikan Adnan Topan Husodo, yang menekankan pentingnnya pengawasan dalam berjalannya roda pemerintahan. Pengawasan, menurutnya Topan, bisa dilakukan dalam level terkecil seperti dalam berjalannya tata kelola sekolah.

Harapannya, perbaikan tata kelola pemerintahan tidak hanya dibebankan kepada pelaku pemerintah, tapi merupakan tanggung jawab bersama.

 

WhatsApp chat