Revilla Oulina, Perempuan Minang yang Membanggakan Nagari

Home / Artikel / Revilla Oulina, Perempuan Minang yang Membanggakan Nagari

 

Oleh : Osmar Tanjung
(Urang Bonjol)

 

Prestasi Revilla Oulina dalam dunia angkatan bersenjata di level internasional amat membanggakan bangsa Indonesia, khususnya bagi masyarakat Minangkabau. Perempuan kelahiran Padang Pariaman 46 tahun silam ini, dipercaya menjadi komandan tim United Nation African Union Mission (Unamid), sebuah misi perdamaian di Afrika yang digagas PBB.

Villa, sapaan akrab Revilla Oulina, menjabat sebagai Chief Millitary Coordination (Chief U9) Unamid, yakni kepala koordinasi sipil-militer di tingkat pusat. Yang paling membanggakan, Villa merupakan perempuan pertama di Indonesia dan di dunia yang menyandang jabatan tersebut.

Alumnus Universitas Bung Hatta ini memulai profesi militer melalui Sekolah Perwira Prajurit Karir TNI pada tahun 1996 sampai 1998. Dari sanalah Villa memperoleh penempatan sebagai Personel TNI AU.

Kemudian, pada tahun 2015, Ibu dua anak itu mengikuti Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara (Seskoau) di Lembang, Bandung.

Usai menempuh pendidikan di SeskoAU, Villa tergabung dalam Satgas Yonkomposit TNI Kontingen Garuda XXXV-C/UNAMID. Pasukan Perdamaian PBB yang mewakili Republik Indonesia itu bertugas di Kota Al-Fashir, Sudan, yang tengah mengalami konflik dan perang saudara.

“Saat itu (2017) yang berangkat dari Indonesia ke Sudan hanya 7 orang. Saya satu-satunya yang perempuan. Di sana kami membantu renovasi klinik, rumah ibadah, pasar, dan memberikan layanan sosial lainnya. Kami juga mengawal aktivitas masyarakat karena berada di wilayah konflik perang saudara di Sudan,” kata Villa pada salah satu media.

Keberanian dan kepiawaian seorang mantan anggota resimen mahasiswa (menwa) ini, diganjar penghargaan berupa medali Penjaga Perdamaian PBB atau UN Peacekeeping Medal tahun 2018.

Medali kehormatan tertinggi tersebut berhak disematkan pada seragam prajurit dan sebuah brevet kebanggaan Kontingen Negara Indonesia.

Prestasi gemilang yang diperoleh Villa, mendapat respon tinggi dari masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Minang melalui media sosial. “Mudah mudahan bisa menginspirasi banyak pemuda-pemudi Minang lainnya untuk berkarya untuk mengharumkan nama Minang dan bermanfaat bagi orang banyak,” tulis Afri Yosman dalam kolom komentar pkpberdikari.id yang memuat artikel tentang Villa.

Kebanggaan warga lainnya bahkan dilontarkan dalam bahasa Minang. “Bangga wak mandanga nyo. Salamaik uniang Revilla (Bangga saya melihatnya. Selamat Uni Revilla),” tulis seorang dalam kolom komentar.

Rasa bangga akan prestasi Villa juga diungkapkan sesama alumnus Universitas Bung Hatta, Padang, Sumatera Barat. “Smoga villa dan pasukan dijaga kesehatannya, selalu dilindungi Allah. Salam kami dari Alumni Bung Hatta Padang,” tulis sebuah akun bernama Don Corleone.

Villa bukan hanya perempuan Minang dan Indonesia pertama yang jadi pimpinan pasukan perdamain dunia, tapi perempuan pertama di dunia yang memimpin pasukan perdamaian PBB. Berbanggalah du sanak, berbanggalah perempuan Minang. Banggalah jadi Minang!!!

WhatsApp chat