Terbitkan Surat Edaran, Menkes Cegah Penularan Covid-19 di Bandara dan Pelabuhan

Home / Berita / Terbitkan Surat Edaran, Menkes Cegah Penularan Covid-19 di Bandara dan Pelabuhan

Jakarta, PKP Berdikari – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kembali menerbitkan aturan bagi masyarakat dalam menjalani aktivitas di tengah pandemi Covid-19. Aturan tersebut ditegaskan melalui Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/382/2020, yang ditandatangani Menteri Terawan di Jakarta, 26 Juni 2020.

“Surat Edaran ini sebagai panduan bagi petugas yang berwenang dalam melakukan pengawasan terhadap pelaku perjalanan dalam negeri di bandar udara dan pelabuhan, dan pengawasan oleh dinas kesehatan daerah provinsi/kabupaten/kota di wilayah masing-masing,” tulis Surat Edaran tersebut.

Kedua lokasi yang menjadi pusat perhatian, yakni bandar udara dan pelabuhan, adalah tempat beralihnya moda transportasi sekaligus pintu gerbang perekonomian. Untuk itu dipelukan peningkatan pengawasan terhadap penerapan protokol kesehatan.

Prinsip pencegahan Covid-19 yang perlu diperhatikan antara lain penggunaan masker, mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak (physical distancing), serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Selain itu, penumpang dan awak alat angkut yang akan melakukan perjalanan dalam negeri harus memiliki surat keterangan hasil RT-PCR negatif atau Rapid Test non reaktif. Kedua surat keterangan tersebut berlaku untuk 14 hari, sejak surat diterbitkan oleh fasilitas kesehatan milik pemerintah dan swasta yang ditunjuk.

Baca:  Percepat Penanganan Covid-19, Kemendagri Bentuk Gugus Tugas Daerah

Bagi daerah yang belum memiliki fasilitas kesehatan untuk melakukan rapid test atau RT-PCR, warga dianjurkan melakukan pemeriksaan serupa di rumah sakit rujukan atau laboratorium yang ditunjuk Menteri Kesehatan. Pemeriksaan Covid-19 juga tersedia di rumah sakit atau klinik yang bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan dengan pelayanan penerbitan International Certificate of Vaccination (ICV).

Dalam suat edaran itu, pemerintah menambahkan syarat kepemilikan Kartu Kewaspadaan Sehat atau Health Alert Card (HAC). Kartu itu bisa didapatkan warga lewat aplikasi electronic Health Alert Card (eHAC) yang diunduh melalui Google Play/App Store. Kementerian kesehatan juga dapat menerbitkan HAC dengan mengakses situs inahac.kemenkes.go.id.

Seluruh syarat yang telah ditetapkan tersebut, harus ditunjukan kepada petugas kesehatan bandara atau pelabuhan pada saat pembelian tiket. Tidak hanya itu, para penumpang dan awak alat angkut wajib menjalani pemeriksaan suhu tubuh di lokasi keberangkatan dan lokasi tujuan. Ketentuan tersebut mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, yakni 26 Juni 2020.

WhatsApp chat