Tim Pembela Jokowi Tangkal Hoax Jelang Pilpres

Home / Berita / Tim Pembela Jokowi Tangkal Hoax Jelang Pilpres

Berita Bohong dan ujaran kebencian yang menyebar di masyarakat sudah berada di titik yang menghawatirkan. Perlu adanya keterlibatan berbagai pihak untuk mencegah meluasnya konflik horizontal. Hal itulah yang melatarbelakangi Tim Pembela Jokowi (TPJ) mengadakan Diskusi Publik dengan tema “Hoax dan Fitnah Mengancam Pemilu 2019 dan Masa Depan Bangsa” pada Kamis (20/9) di bilangan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hadir dalam diskusi tersebut Prof. Dr. Edy O.S Hiairej SH MH, Pakar Hukum Pidana Universitas Gajah Mada dan Titi Anggraini, SH MH, Direktur Eksekutif Perhimpunan Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Koordinator Nasional TPJ Nazaruddin Ibrahim SH MIPS mengatakan, berita bohong, berita palsu
alias hoax, ujaran kebencian dan juga fitnah sudah sangat merisaukan kita, hal ini bukan saja
mengancam Presiden Republik Indonesia tetapi mengancam keutuhan dan keharmonisan bangsa
kita.

Tim Pembela Jokowi yang terbentuk 18 Mei 2018, menurut Nazar, itu atas dasar keprihatinan
adanya upaya berbagai kelompok maupun individu yang melecehkan maupun menyebar informasi
dan berita bohong terkait Presiden Joko Widodo. TPJ, katanya, bekerja untuk mengadvokasi,
membela, dan mengupayakan tindakan hukum terhadap individu atau kelompok masyarakat yang
sengaja melecehkan, menghina, mengujarkan kebencian, serta menyebar informasi bohong terkait
Presiden. “TPJ telah ada dan akan ada di setiap daerah untuk menjaga dan melindungi marwah
Kepala Negara,” imbuhnya

Baca:  Perlu adanya Hoax Crisis Center dan Tindakan Tegas Pelaku Penyebar Hoax dan Fitnah
WhatsApp chat